BatMonster
Facebook Twitter Youtube Soundcloud

Saturday, March 9, 2013

Si Sukses dan Pecundang

Dear Loser

Semua manusia selalu dihadapkan pada posisi tersulit pada sebuah situasi yang menuntut orang itu untuk mencari pemecahannya dengan segera. Ketika seseorang memilih mengabaikan situasi buruknya, maka Ia telah kehilangan kesempatan meningkatkan derajatnya untuk menjadi lebih besar lagi dalam hal kedewasaan. Namun situasi sulit yang dialami tidak sesimpel makan sosis yang tinggal lheb tinggal lheb itu. Sebuah situasi menjadi sulit karena beberapa pilihan pemecahan masalahnya yang masing - masing memiliki dampak buruk lainnya.

iya kan?

contoh : kamu memiliki satu masalah yang sampai sekarang belum bisa dipecahkan. masalah yang begitu kecil namun kamu selalu mengabaikannya. Kamu paham sekali dampak dari permasalahan ini jika tidak segera kamu pecahkan. Tetapi kamu selalu mengabaikan dan terus mengabaikan dan akhirnya permasalahan sepele ini tertanam di dirimu dan tumbuh besar seiring berkembangnya kelalaianmu untuk menyelesaikan masalah ini.

misal masalah itu adalah kebiasaanmu begadang sampai jam 3 malam karena ada pekerjaan yang penting untuk diselesaikan. Dari hanya sekali duakali begadang, akhirnya lama kelamaan menjadi setiap malam kamu begadang. Hal ini berakibat pada stamina dan mood di pagi hari ketika kamu di kantor, di kampus ataupun di sekolah. Kamu selalu mengabaikan dan mengabaikan tanpa mencari pemecahan masalahnya. Padahal kamu sadar akan lebih baik jika tidur tidak larut malam dan memilih untuk bangun lebih pagi untuk menyelesaikan pekerjaan penting itu.

Saya pun selalu mengalami kasus serupa. banyak sekali permasalahan sepele yang sengaja dihindari karena tidak terlalu penting untuk dicari pemecahannya. Padahal akan lebih tentram lagi hidup ini jika tanpa masalah, bukan?

Pemecahan masalah untuk hal sepele pun cukup sepele dan tidak terlalu sulit. Bahkan tidak perlu berpikir rumit dan menghabiskan waktumu yang seharusnya bisa digunakan untuk mengerjakan hal lain. Hanya sempatkan dirimu di waktu santaimu 5 menit saja. Lakukan yang pernah saya lakukan yang sudah terbukti berhasil pada diri saya.

Inti dari metode ini adalah membiarkan dirimu mengontrol sepenuhnya setiap pergerakan keseharianmu untuk menjadi lebih baik.

Di dunia ini yang mampu mengerti dirimu sendiri adalah dirimu sendiri. Kamu bisa mencurahkan isi hatimu ke orang lain itupun hanya untuk membuang beban yang ada dipikiranmu. Namun akan lebih dahsyat lagi jika kamu menerima pesan nasihat dari dirimu sendiri di masa lalu.

ya, kamu akan berbicara pada dirimu di masa depan. tetapi bukan dengan mesin waktu namun dengan sebuah surat.

inilah dia langkah mudah untuk menyelesaikan masalah sepele dengan metode " SI SUKSES DAN PECUNDANG " :

  1. pertama, siapkan sebuah amplop dan kertas.
  2. tuliskan sebuah surat UNTUK DIRIMU SENDIRI DI MASA DEPAN yang selalu saja tidak mampu menyelesaikan masalahmu itu.
  3. tulis surat itu dengan format surat yang paling akrab dipikiranmu untuk kamu sendiri lebih mudah menafsirkannya.
  4. sampaikan pada dirimu di masa depan lewat surat itu bahwa dirimu tidaklah sendirian. kamu bersedia membantu dirimu di masa depan untuk menyelesaikan masalahmu.
  5. Hanya kamulah yang mengerti masalahmu dan kamu jugalah yang SEBENARNYA mengetahui penyelesaiannya. Maka dari itu sampaikan kepada DIRIMU DI MASA DEPAN untuk tidak mengulangi kesalahan itu dan mencoba untuk lebih baik dengan mengikuti saran darimu. Berikan pada DIRIMU DI MASA DEPAN sebuah motivasi yang kuat untuk dapat menyelesaikan masalah itu dengan baik.
  6. masukkan surat itu pada amplop dan simpanlah di TEMPAT YANG HANYA KAMU SEORANG YANG TAHU.
  7. seting Alarm pengingat di handphone mu pada jarak seminggu atau dua minggu setelah surat ini dibuat. atau kamu bisa menandai pada kalender.
  8. setelah seminggu atau dua minggu maka kamu telah lupa kalau kamu sudah menulis sebuah surat untukmu sendiri.
  9. ketika kamu melihat alarm pengingat atau tanda di kalender, kamu langsung ingat telah menulis sebuah surat. Segeralah baca surat itu.
  10. Dan segera lakukan perubahan

Maka rasakan, betapa SUKSESnya dirimu memberikan pemecahan masalah kepada dirimu yang PECUNDANG.

"TEMUILAH BAGIAN DIRIMU YANG ASLI DAN MINTALAH DIA MENEMANIMU DI SAAT - SAAT KRITISMU"

Monday, February 4, 2013

Paradoks Kebebasan

Pertanyaanmu tak ubahnya sebuah paradoks.

Seolah Dengan mata picikmu mulai mengantarku bermain dengan logika:

"Jika kamu sedang duduk terikat pada sebuah kursi, dan sebuah paku berdiri dengan menodongkan bagian runcingnya kearahmu, yang sewaktu - waktu kamu bisa menjatuhkan tubuhmu kedepan dan paku itu melaksanakan tugasnya dengan menusuk tengkorak keningmu hingga menghentikan kerja otak jeniusmu itu,

Maka,

Apa yang akan kamu pilih jika hanya ada dua pilihan:

Mati,
Atau tetap terikat di kursi selamanya,

Jika tujuanmu adalah kebebasan?"

Dari pertanyaanmu akupun kecewa. Kamu masih menganggap bahwa aku lebih baik terikat menunggu diriku terbiasa dengan keadaan terikat itu. Lalu seketika aku akan mulai terbiasa dan merasakan kebebasan.

Namun dunia nyatanya tidak sesimpel itu. Tidak untuk diriku.

Kamu sudah tidak sengaja menciptakan paradoks untukku.

Dengan memperbolehkanku memilih kedua pilihan yang kamu sediakan itu, secara tak langsung kamu memberiku kebebasan. Kebebasan untuk memilih.

Namun,

Jika aku memilih mati, belum tentu jiwaku akan terbebas. Karena sampai saat ini belum ada seorangpun yang berani mengumumkan pada dunia tentang kebebasan setelah mati. Agama pun menunjukkan siklus - siklus dunia setelah kematian yang tidak mampu untuk ditawar - tawar bak hukum negeri ini. Bahkan jikapun reinkarnasi dapat terjadi, itupun tak dapat memilih terlahir sebagai bunga atau kupu - kupu.

Jika aku memilih untuk tetap terikat, maka sungguh kita berbeda pemikiran, karena tidak ada kebebasan apapun di sana.

Dengan asumsi tidak ada pilihan lain, Aku bisa saja mengatakan untuk tidak memilih keduanya namun yang ada malah aku hanya akan tetap terikat. Atau aku malah akan mati dengan sendirinya dalam keadaan terikat. Menunggu hingga lapar dan tua di dunia yang gelap yang hanya menyisakan diriku seorang diri di sana.

Namun sebenarnya akulah yang menciptakan paradoks itu.

Jika aku ingin kebebasan, maka aku tinggal memilih bebas dari terikat dan kemudian mati. Lalu bagaimana dengan kehidupan setelah kematian? Apakah aku akan benar - benar merasakan kebebasan?

Entahlah. Aku juga tidak mau tahu. Aku hanya perlu terbebas dari ikatan ini. aku memilih menjadi jiwa tanpa raga yang memiliki kebebasan versiku sendiri.

-btw ini cerita fiksi-
-sebuah potongan cerita dari tulisan iseng liburan-
-mungkin jika sempat kusempurnakan untuk dikirim ke penerbit,
atau harus berakhir (lagi) di Recycle bin-

 

TamaT

(aneh rasanya setelah sekian lama hilang dan muncul dengan tulisan ini)

Saturday, December 8, 2012

PENDEK

Gak ada tempat seindah kampung halaman.

tempat dimana ku dilahirkan dan dibesarkan.

Setiap jengkal dari jalanannya,
dari pesawahannya,
dari rawa - rawanya,
ku merindukannya

TAMAT

Saturday, October 27, 2012

Random Part #1


(click play)

Selamat pagi, selamat hari raya kurban.

Harusnya pagi ini gue seneng bisa pulang, kumpul bareng keluarga. Tapi yang gue rasakan cuman kehampaan dan gak lebih dari.... (stop! galau detected, jangan dilanjutkan)

oke, anggap aja gue seneng bisa pulang ke rumah, tanpa harus mengingat-ingat bahwa HARI INI seharusnya menjadi hari pemotongan hewan, malah gue ngerasain pemotongan hati ya....(STOP!)

shit, sekarang gue anggap kalo diri gue bener-bener seneng bisa pulang ke rumah, kumpul bareng keluarga, karena banyak kejadian absurd di kostan gue yang harus dihindari untuk beberapa waktu. gue gak bisa terus terusan di kostan untuk beberapa alasan,

Pertama, toilet kostan itu mampet. dan setiap ngeluarin XX (baca: eek) gue harus berani ngeliat doi kemampul, atau gue sekalian gak ngeluarin XX seharian. apa banget rasanya!

Kedua, roommate gue (bisa dibilang)itu misterius banget. Setiap gue lagi enak tidur, doi selalu jalan di depan kamar gue. Dan gue malah ngebayangin doi akan ngelakuin hal extreme ke gue, misalnya mutilasi, pemerkosaan, pencurian, dan pengintipan. tapi gue mencoba gak berprasangka buruk aja. tetep, gue gak bisa tenang.

ketiga, setiap pulang ke kostan, gue harus nerima kenyataan kalau XX yang tadi pagi belum kesiram, dan gue harus jungkir balik sambil bil.... (maksudnya) gue harus nyiram itu lagi, sementara gue kecapean pulang kuliah. Ini namanya pembunuhan karakter! -___-

yah walaupun sekarang udah clear masalahnya, udah gak mampet lagi toiletnya, tapi gue masih trauma. setiap masuk toilet pikiran gue melayang - layang, inget mantan, inget kenangan dulu yang pernah gue lalui sama mantan, sampe mantan gue itu direbut orang lain dan gue (STOP!!!)

bukannya gue selalu mikirin itu kalo di toilet?

yang bikin gue gak ngerti lagi adalah, apa hubungan postingan ini sama: JUDUL, INSTRUMEN, dan GAMBAR?

oh, gue nulis ini semua mungkin karena gue lagi kangen sama sese (STOOOPPPP!!!!!!!)

Sekian

Tuesday, October 16, 2012

Who Are You ? [behind the scene] part 1

HOLA……………….

Hari ini gue cemungud beud pokoknya.

Karena Temen sepermainan gue dari kecil yang selama ini bercita – cita menjadi seorang penulis akhirnya tercapai. Buku novel perdananya kini telah beredar di pasaran. Seketika kabar ini membuat bulu kuduk gue merinding akut dan jantung berdetak irama mellowhype - 64. Gue masih gak percaya kalo temen gue itu sekarang adalah seorang penulis.

Dan dengan ini gue bahagia

Gue sebahagia itu semata – mata bukan hanya karena temen gue itu udah bisa bikin buku sendiri, tapi gue seneng karena gue juga mengambil bagian dalam kesuksesan buku perdananya tersebut. Gue diberi kesempatan untuk jadi illustrator untuk bikin desain sampul bukunya itu.

Desain sampul buku perdana gue

Yang bikin gue lebih bahagia lagi adalah, selain gue jadi ilustrator, gue juga sebagai model sampul buku perdananya itu.

Pertama kali Jadi model sampul novel
Dan seketika gue pun banting – banting kepala gue ke tembok saking bahagianya gue

Desain gue gak terlalu bagus si, karna bikinnya pun cuman dalam waktu setengah jam di malam lebaran tahun 2012. Dalam waktu Setengah jam dan itupun gue selingi dengan main gitar.

Ini dia desain sampul bukunya yang udah gue buat




Di tengah itu ada siluet orang yang lagi duduk merenung dengan otak yang ruwet menggambarkan betapa rumit hidup yang dijalaninya. (kira kira gitu dah filosofinya) dan siluet orang yang lagi duduk itu tidak lain dan tidak bukan adalah gue.

Yups jangan kaget, itu gue lagi duduk terus difoto dan diedit sedemikian rupa sehingga terlihat sangat tampan (dengan muka yang gak keliatan).

Oke bersambung di postingan berikutnya.

Thursday, October 11, 2012

The Real "River Flows in You"

Di sela-sela kesibukan yang menyita kehidupan masa muda gue ini, demi kalian semua para pembaca, gue rela mengorbankan jam boker gue untuk kembali mengupdate blog yang udah lama terlantar ini.

*Koprol*
*Lompat harimau*
*peyuk kalian cemuah..*
 
Sebelumnya udah pernah gue mainin instrumen dari Yiruma juga di Artikel sebelumnya. Di artikel sebelumnya tersebut, di bawah videonya gue kasih judul "River Flows in You". Padahal yang gue mainin "Kiss the Rain".

Seketika terjadi keributan di komentar (Bohong)

Sebagian pembaca yang gak ngerti permasalahan ini lebih memilih untuk diam atau berkomentar yang bagus-bagus,

 walaupun ada hoeek nya yang penting udah ngefans

tapi di sisi lain, mereka yang tau kesalahan gue ini memilih untuk koar-koar dan membabi buta.



kali ini gue tebus kesalahan gue dengan mempersembahkan The Real "River Flows in You" dari miliknya Yiruma. Tab gue dapet dari Sungha Jung.


Video ini juga untuk orang yang sama
Dengan Tema Berbeda

Warning : Video ini menyebabkan teriakan histeris dan rasa ingin mencium.

.:seketika TAMAT:.

Blog Information